Belajar Simulasi KPR Rumah


Ketahui Simulasi KPR Sebelum Membeli Rumah



Sebelum datang ke pengembang dan mengajukan KPR, Anda sebaiknya mengecek bank mana yang memberikan harga kompetitif melalui simulasi KPR mereka. Di website bank, Anda bisa melihat simulasi dengan memasukkan beberapa informasi seperti jenis rumah yang akan diambil, jangka cicilan, DP, dan suku bunganya. Berikut adalah rincian dari setiap info yang harus Anda masukkan dalam simulasi.

Info yang Dimasukkan Dalam Simulasi
1.       Jenis rumah
Rumah yang dijadikan kredit kepemilikan rumah terbagi dalam dua jenis, yaitu non-subsidi dan subsidi. Untuk rumah subsidi, harganya jauh lebih murah yakni berkisar antara 100-200 juta rupiah saja. jual rumah citayam dekat stasiun tersebut diperuntukkan debitur yang hanya memiliki pendapatan 4 juta rupiah per bulan. Sedangkan rumah non-subsidi harganya bervariasi dan lebih dari 200 jutaan.

2.      Tenor
Dalam simulasi KPR, terdapat tenor alias jangka waktu cicilan debitur untuk melunasi rumah yang akan dibelinya. Angka tenor bermacam-macam, mulai dari 5 tahun, 10 tahun, 15 tahu, 20 tahun dan paling lama 25 tahun. Cicilan terlama biasanya ditujukan bagi mereka yang memiliki cashflow baik dan kenaikan gaji sedikit seperti PNS dan karyawan tetap. Sementara tenor pendek ditujukkan untuk wiraswasta.

3.      Uang muka (DP)
Bank dan developer yang bekerjasama umumnya menerapkan uang muka dalam setiap kredit kepemilikan rumah. Nilai uang muka subsidi biasanya senilai 1% dari harga rumah yang dibeli dengan cash keras. Sementara uang muka untuk rumah non-subsidi bisa bervariasi, namun juga ada yang hanya 1%.  Bahkan bank seperti BRI membebaskan DP rumah asalkan cashflow nasabah tiap bulannya lancar ke rekening BRI.

4.     Bunga fix
Umumnya, bunga fix dalam KPR terbagi ke dalam dua macam yaitu bunga efektif dan bunga flat. Jika debitur memilih bunga flat, maka jumlah cicilan yang dibayarkan tiap bulannya selama jangka tenor tetap sama. Sedangkan bunga efektif adalah bunga yang dihitung dari persentase sisa cicilan pokok. Jadi semakin lama, maka jumlah cicilan akan menjadi lebih kecil.

5.     Suku bunga
Setiap simulasi KPR di bank yang berbeda, maka berbeda pula jumlah hasil akhirnya. Hal ini disebabkan oleh persentase suku bunga yang diterapkan oleh bank berbeda-beda. Sekarang, bank menawarkan suku bunga yang kompetitif terhadap para debitur mulai dari 0% hanya dengan penambahan saldo tabungan hingga 9% dengan masa fixed di beberapa tahun awal cicilan.

1 komentar: