Syarat Transaksi Jual Beli Rumah Citayam


Syarat Transaksi Jual Beli Rumah Citayam




Transaksi jual beli rumah Citayam dapat berjalan dengan baik apabila semua persyaratan telah dipenuhi. Tetapi, seringkali prosesnya mengalami kendala karena pembeli kurang memahami apa saja syarat-syarat yang harus dipenuhi saat membeli rumah baru.
Memiliki rumah baru merupakan kebutuhan primer seseorang yang wajib dipenuhi. Maka tidak ada masalah saat masih muda, Anda sudah mulai memikirkan untuk memiliki rumah sendiri sebagai investasi berharga. Sehingga ketika sudah menikah, Anda sudah memiliki tempat hunian untuk keluarga baru. Tentunya hal itu menjadi impian setiap orang.
Melakukan transaksi jual beli sebuah rumah memang tidak semudah seperti saat membeli mobil, motor, atau logam mulia. Ada beberapa prosedur atau persyaratan yang harus dipenuhi untuk proses kepemilikan supaya dapat berjalan dengan baik.

Langkah Awal Transaksi Jual Beli Rumah Citayam
Ketika Anda berencana untuk transaksi jual beli sebuah rumah, maka hal yang harus Anda lakukan pertama kali yaitu datang ke kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di wilayah Anda ingin membeli rumah baru tersebut. Misalnya, kantor PPAT kabupaten Cianjur maka Anda hanya bisa mengurus transaksi jual beli sebuah rumah di kawasan Cianjur.

1.   Menyerahkan Sertifikat Rumah ke Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
Kantor PPAT akan membantu Anda untuk mengurus proses jual atau beli rumah dan akan mengirimkan sertifikat rumah yang diperjual belikan ke Badan Pertahanan Nasional (BPN). Dengan begitu BPN dapat memastikan bahwa rumah yang dibeli tersebut bukan dalam proses sengketa hukum atau proses penyitaan Bank.

2.   Penyerahan Berkas ke PPAT
Selain sertifikat tanah yang dibutuhkan, masih ada berkas-berkas lain yang wajib diserahkan saat proses jual beli sebuah rumah. Berikut ini berkas-berkas lain yang harus diserahkan:

1)     Fotokopi KTP
2)     Fotokopi KK suami istri apabila sudah menikah
3)     Bukti pembayaran SPPT PBB tahun terakhir
4)     Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
5)     Fotokopi suarat kepemilikan jika pemilik rumah sudah meninggal dunia.
6)     Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

3.   Penandatanganan AJB (Akta Jual Beli)
Setelah semua berkas-berkas diperiksa dan dinyatakan lengkap, maka Anda wajib melunasi biaya untuk pembuatan AJB terkait dengan rumah yang Anda beli.
Setelah Anda menandatangani AJB, maka proses jual beli rumah dianggap sudah selesai. Pembeli dapat segera mengurus proses balik nama untuk rumah tersebut yang akan dibantu PPAT.


x

Tidak ada komentar:

Posting Komentar